SILSILAH KELUARGA
BUPATI I POERWOREJO menikah dengan
anak dari RADEN TUMENGGUNG DIPODIRJO
Kemudian dikaruniai
7 orang anak
I.
Prabu Nunding Pamekas Pajajaran
II.
Raden Tumenggung Dipodirjo I bin Prabu Nunding Pamekas
Pajajaran
III.
Raden Dipodirjo II
IV.
Raden Ngt Tumenggung Kasan Munadi
V.
Raden Ngt Kertopati Patih Kutoaijo
VI.
Raden Ngabei Ronggo Kromotirto Wonosobo
VII.
KH Raden Unus Irsyad Pengulu Loano
Anak kelima
mereka RADEN NGT. KERTOPATI PATIH KUTOAIJO
Memiliki 10
orang anak yaitu :
1. Raden Kertowijoyo
2. Raden Ngt
Kertodirjo
3. Raden Ngt Cokrowilogo
4. Raden Ngt Sayid
Ali
5. Raden Ngt
Cokromangunjoyo
6. Raden Ngt Jayadi
7. Raden
cokrodiatmojo
8. Raden Ngt
Pringgodijoyo
9. Raden Reksosaputro
10. Dr. Raden
Suwardjo
Anak ketiga yang Bernama RADEN NGT COKROWILOGO memiliki 16 orang
anak, anak kedelapan Bernama RADEN AJENG ILIK
Raden Ajeng Ilik menikah dengan seorang veteran Bernama SUPANGAT
mereka dikaruniai 5 orang anak, yaitu:
1. Raden Irman
2. Raden Munjaimah
3. Raden Zainal Usman
4. Raden Susiadi
5. Raden Suseno
Zainal Usman Menikah dengan seorang Guru Ngaji yang Bernama Siti
Rokhaniyah, mereka dikaruniai 2 orang anak yaitu:
I.
Raden Ajeng Jumi Arianti, SE
II.
Raden Ajeng Agustina Dewi Astuti, S.Pd
Keluarga ini
memiliki guru yaitu Sunan Gesing yang merupakan Anak murid dari Sunan Kalijaga.
Mereka mempelajari ilmu Kesempurnaan Jiwa yang mana ilmu itu membuat keturunan Raden
memiliki sikap kepemimpinan yang Tawadhu tidak tergiur oleh harta dunia
yang mereka pikirkan adalah kesejahteraan masyarakat.
Keturunan Raden sering disebut darah biru, maksud dari darah biru adalah manusia yang tidak suka mencari keributan tapi mereka menegak kebenaran, adil untuk semua, tidak suka dihormati, dan ramah dengan rakyat kecil. Tetapi keturunan ini banyak yang membenci karena kehormatan mereka, akhirnya di Zaman sekarang keturunan dari mereka menyamar menjadi rakyat biasa yang mana tidak suka dihormati agar tidak ada yang iri dengan anak, istri, cucu, serta cicit mereka. Orang-orang berdarah biru inilah pemimpin adil untuk negeri ini. Sekarang susah untuk ditemui karena negeri kita terlalu lama bergelimangan dalam kebohongan. Dari keturunan inilah pemipin yang adil berada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar