Sabtu, 08 Agustus 2020

Cara Memurnikan Niat Hanya Untuk ALLAH SWT

 Memurnikan niat hanya untuk Allah SWT

“Sesungguhnya amal-amal itu hanya dengan niat, seseorang akan mendapatkan sesuai dengan niatnya”. (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Pernah gak sih ketika kita sudah memiliki niat yang baik seringkali terpengaruh oleh stimulus-stimulus luar (bisa dari teman, saudara, orang tua bahkan tetangga)? Gimana sih caranya supaya kita bisa memurnikan niat semata-mata hanya karena Allah SWT?. Sebelumnya kita harus tahu dulu niat itu letaknya dimana. Niat terletak di hati kita. Hati kita mudah sekali untuk berbolak-balik. Kadang bisa fokus istiqomah kadang malah gak fokus, Unstabil. Terus gimana dong? Mari kita analisa apa penyebab hati kita bisa berbolak-balik, alasannya karena hati kita ini bisa kotor. Hati yang kotor itu maksudnya hati yang terdapat sifat iri dan riya’.  Agar kita bisa memurnikan hati kita. Maka First Step-nya adalah bersihkan hati kita dulu.

Membersihkan hati dengan memperbanyak ilmu, memperkaya diri dengan ilmu pengetahuan baik ilmu Agama dan ilmu umum. Gunanya agar kita bisa langsung dapat Signal nih kalau hati kita sedang kotor dan perlu untuk dibersihkan. Kenali penyebabnya!

Kemudian, mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Dengan berdo’a dan ikhtiar. Kebanyakan kita kan usaha iya, tapi setelah Allah beri apa yang kita mau, kita malah merasa itu hasil jerih payah kita. Padahal segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT.

Setelah itu, memperbanyak membaca Alqur’an. Segala penyakit itu obatnya adalah Alqur’an. Mulai deh kita sering-sering buka Alqur’an. Selain bisa menenangkan juga dapat membuat otak kita cerdas. Selain membaca ayatnya kita juga hendaknya mentadaburi makna yang terkandung dalam Alqur’an. Jika kita lakukan hal ini. Maka akan kita temukan kebesaran-kebesaran Allah SWT. Membuat kita makin takjub dan cinta kepada Allah SWT.

Shalat malam, bangunlah sepertiga malam terakhir, curahkan apa yang ingin kita adukan sama Allah SWT. Karena waktu itu adalah waktu yang istimewa, istilahnya waktu itu adalah waktu privat kita sama Allah SWT. Disaat itu pula Allah turun melihat ke bumi siapa hamba-hambaNYA yang bangun dan bermunajat kepadaNYA.

Dzikir, perbanyak mengingat Allah SWT dalam situasi apapun. Maka Allah akan menolong kita dengan caraNya yang tak diduga-duga. Selain dapat membersihkan hati kita juga dapat memiliki koneksi yang sangat dekat dengan Allah SWT.

Berkumpul dengan orang shalih/shalihah, filosofinya seperti jika kita berteman dengan penjual minyak wangi maka kita akan ketularan wanginya. Begitu juga dengan berteman dengan orang-orang shalih/shalihah, maka kita akan ketularan shalih/shalihahnya. Tapi jangan menutup diri untuk berteman dengan siapapun, semua manusia itu baik, maka bantulah mereka jika mereka salah langkah. jadilah teman yang membawa kebaikan. Wallahua’alam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SILSILAH KETURUNAN RADEN

  SILSILAH KELUARGA   BUPATI I POERWOREJO menikah dengan anak dari RADEN TUMENGGUNG DIPODIRJO   Kemudian dikaruniai 7 orang anak I...